Anda Programmer? Peluang apa saja yang sudah kamu lihat?

Anda Programmer? Peluang apa saja yang sudah kamu lihat?

                Apa yang ada dibenakmu jika mendengar kata “programmer”? Benar, itu sebuah profesi pekerjaan. Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang membutuhkan tanaga ahli di bidang teknologi informasi, khususnya programmer. Seorang programmer memiliki tugas sebagai pembangun aplikasi atau sistem, termasuk memperbaiki dan merawatnya. Namun sebagian besar orang masih susah untuk membedakan antara programmer dengan staf IT. Padahal jelas sekali tugas mereka sangatlah berbeda.

Seorang staf IT mampu mengerjakan pekerjaan yang mencakup keseluruhan bidang teknologi informasi, yang dalam tindakan lapangannya menguasai pula di bidang elektronika, contohnya air conditioner, print, komputer, dan sebagainya. Meskipun sedikit melenceng, namun mereka sanggup mengerjakannya.

                Sedangkan programmer hanya pada pengembangan software saja, bukan pada hardware atau perangkat kerasnya. Hal ini sering disalah pahami oleh banyak orang, terutama di Indonesia. Programmer lebih sering menghabiskan waktunya di depan komputer atau laptop mereka. Hal ini berbanding lurus dengan ruang lingkup pekerjaan mereka.

                Apa yang programmer kerjakan? Pengembangan software atau perangkat lunak yang dikerjakan dapat berasal dari banyak basis, seperti web, aplikasi, mobile, desktop, dan sebagainya. Hasil pekerjaan mereka yang dapat disaksikan sekarang ini ialah website-website, aplikasi mobile, (Aplikasi Android), maupun aplikasi desktop yang sering kita gunakan sehari-hari contohnya, Microsoft Office (Word, Excel, Power Point).

                Programmer mengolah susuna kode yang berbasis bahasa pemrograman komputer seperti C, PHP, Java, Phyton, dan sebagainya. Kode-kode tersebut diolah menjadi satu kesatuan yang menghasilkan aplikasi seperti contoh di atas. Akhir-akhir ini kebutuhan mereka tidak lepas dari akses internet, sehingga akan muncul kendala jika tidak ada koneksi internet.

                Perlu diketahui, bahwa pemerintah Indonesia sedang menggalakkan terciptanya bisnis-bisnis sekelas UMKM, khususnya perusahaan start up atau rintisan. Hal ini menciptakan peluang untuk para programmer yang berkeinginan memiliki usaha sendiri atau berkelompok yang tidak memiliki banyak modal. Langkah positif ini disambut baik oleh masyarakat yang memiliki kreatifitas tinggi untuk turut serta berpartisipasi program pemerintah. Sedikit demi sedikit bermunculan start up baru di Indonesia yang menyusul langkah para pendahulunya contohnya, go-jek, tokopedia, kaskus, dan lainnya.

                Hal paling utama yang dibutuhkan dalam kasus ini adalah ide kreatif, yang selanjutnya akan menjadi pembeda di antara start up lainnya. Namun bukan hal mudah untuk menemukan ide yang kreatif itu. Diperlukan daya inovasi yang tinggi, termasuk banyak pengalaman dalam berbagai bidang. Dari masalah sepele sampai rumit dapat masuk menjadi sumber untuk menemukan ide-ide tersebut.

                Biasanya langkah awal untuk mencarinya dapat diawali dari sebuah masalah. Benar, permasalah orang dan masyarakat bisa menjadi latar belakangnya. Sebagai contoh dapat diambil dari dibangunnya go-jek, berasal dari masyarakat Indonesia yang banyak menggunakan jasa ojek motor selain angkutan umum. Mereka cenderung memilih ojek sebagai alternatif dari kendaraan umum. Namun untuk mencari tukang ojek mereka diharuskan untuk datang ke pangkalan-pangkalan tukang ojek, yang tidak mustahil akan jauh dari tempat tinggal mereka. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang mengakomodir para tukang ojek ini untuk lebih memudahkan penumpang mencarinya.

                Selain itu, go-jek juga merambah ke dunia bisnis lainnya. Tidak hanya melayani penumpang, namun berbagai layanan yang berhubungan dengan barang dan jasa, contohnya go-food (pemesanan makanan), go-clean (bersih-bersih rumah), go-sent (pengiriman barang), dan sebagainya. Contoh tersebut dapat dijadikan dasar untuk mendapatkan ide yang bernilai bisnis. Selagi bekerja untuk perusahaan orang, tidak salahkan jika kita mulai merintis usaha sendiri. Segera pikirkan idemu!

Author
Mohammad Anang23 posts

Remember to eat, sleep, and blink!



Related articles
0 Comments
  1. Tidak Ada Komentar.
Leave a Comment