Menjamurnya Kedai Kopi di Indonesia. Bisa Jadi Peluang Bisnis Nih!

Menjamurnya Kedai Kopi di Indonesia. Bisa Jadi Peluang Bisnis Nih!

“Eh, pulang kuliah mau ke mana nih? Ke cafe situ yuk!”

Sudah menjadi rahasia umum jika ngopi atau istilah lain dari nongkrong dewasa ini semakin meningkat pesat peminatnya, khususnya di kalangan anak muda. Layaknya kebudayaan, tidak afdol jika kegiatan ini tidak dilaksanakan meskipun telat satu hari saja. Berbincang-bincang sesama teman ataupun rekan kerja memang tidak ada bosannya. Mungkin hal ini yang layak dituduh sebagai salah satu faktor mengapa aktivitas ngopi menjadi sangat penting di negara Kita.

Bukan sekedar berkumpul, bercakap-cakap, warung kopi atau kedai kopi mampu dijadikan tempat meeting bersama klien, bahkan sebagai spot kerja untuk beberapa kalangan atau profesi. Apalagi didukung dengan adanya koneksi internet berupa wifi gratis yang disediakan oleh owner kedai kopi tersebut. Hal ini menjadikan pelanggan semakin betah untuk berlama-lama ngobrol satu sama lain. Meskipun fasilitas semacam ini juga tersedia di beberapa restoran atau tempat makan tertentu, kedai kopi tidak kalah bersaing dan cenderung menjadi pilihan pertama karena harga yang mungkin lebih terjangkau.

Menikmati suasana kebersamaan lebih nyaman memang didampingi dengan makanan-makanan ringan. Sehingga cafe, warung kopi, atau kedai kopi lebih diprioritaskan untuk menjadi pilihan dari berbagai kalangan. Tempat yang nyaman juga menjadi parameter bagi para pemilik kedai kopi dengan cara menilai kesan dari para pelanggan. Tidak lupa pertimbangan menu sajian yang tersedia di dalamnya pun turut diprioritaskan. Hal ini membuat pelaku usaha di lingkup kedai kopi harus berpikir keras untuk mendapatkan ide dan kreatifitas guna menarik minat pelanggan.

Banyak berbagai macam inovasi yang dilakukan, seperti konsep di atas gedung atau bangunan yang lebih dikenal dengan rooftop. Cara ini memberikan kesan baru dan unik bagi pelanggan yang datang, apalagi belum pernah merasakan keadaan tersebut sebelumnya. Terdapat kemewahan tersendiri saat menikmatinya, yang memang konsep ini cenderung tinggi modal yang harus dikeluarkan. Ada juga konsep ruang terbuka, yang memilih latar atau lokasi di tempat atau alam terbuka. Tempat-tempat yang dapat dipilih seperti pantai, hutan, pinggiran sungai, ataupun kebun. Sensasinya pasti sangat berbeda dengan tema sebelumnya, bahkan keseruan nongkrong di ruang terbuka lebih bebas karena pemandangannya yang alami daripada di dalam ruangan.

Bahkan ada juga yang menggunakan konsep kendaraan, atau bisa disebut dengan foodtruck. Cara ini tidak membutuhkan sewa tempat atau ruangan, karena lebih mengoptimalkan kendaraan dengan stand kecil yang mudah untuk dipindahkan. Pelaku usaha seperti ini biasanya akan terjun sendiri untuk melayani konsumennya. Keterbatasan ruang dan waktu pun mampu dipangkas oleh konsep seperti ini. Karena menggunakan kendaraan, lapak tersebut mampu berpindah lokasi dengan mudah dan cepat. Pagi hari buka di sekitar pasar, sedangkan sore harinya di dekat taman kota.

Terlepas dari banyaknya konsep sebagai pilihan, terdapat pula kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang patut disadari sebelum menentukan pilihan. Dibutuhkan analisa pasar, lokasi, dan sasaran bisnis untuk mengawalinya. Salam nongkrong!

Author
Mohammad Anang23 posts

Remember to eat, sleep, and blink!



Related articles
0 Comments
  1. Tidak Ada Komentar.
Leave a Comment